Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Agro & Tekstil

Langkah Kemenko Kemaritiman dan Investasi Dinilai Jadi Angin Segar Industri Rumput Laut

badge-check


					Petani Rumput Laut/Foto LPMUKP/industriindonesia.id Perbesar

Petani Rumput Laut/Foto LPMUKP/industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA.ID, JAKARTA – Terkait rencana Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk meluncurkan International Tropical Seaweed Research Center yang berpusat di Indonesia pada bulan Mei mendatang, menjadi angin segar bagi upaya pengembangan industri hilirisasi rumput laut nasional.

Gairah yang luar biasa bagi masyarakat petani rumput laut yang menjadi mitra Kosgoro Maluku, khususnya di Kabupaten Maluku Barat Daya karena Koperasi Nelayan Peluang Bersama yang dibentuk oleh para kader Kosgoro Maluku Barat Daya saat ini tengah mengelola pembudidayaan rumput laut seluas lebih dari seratus hektar.

Hingga hari ini hasil panen rumput laut tersebut masih belum diolah lebih lanjut, kecuali dikeringkan dengan cara dijemur mengandalkan panas matahari.

Masyarakat nelayan anggota koperasi sangat berharap adanya dukungan Pemerintah maupun pelaku usaha, agar mereka dapat meningkatkan hasil produksi dalam bentuk bubuk atau powder rumput laut dan adanya kemitraan dengan pelaku usaha yang memerlukan bubuk kering laut laut sebagai bahan baku produk olahan dasar.

Pola tanam dan panen rumput laut telah diatur sedemikian rupa agar kawasan pantai dengan tutupan tanaman rumput laut tetap mampu berperan dalam mengumpulkan karbon. Jadi kawasan budidaya rumput laut tetap berfungsi sebagai perangkap karbon bagi kebutuhan kehidupan dan lingkungan.

Kawasan Indonesia Bagian Timur merupakan kawasan perairan yang sangat potensial bagi budidaya rumput laut dan peluang terbesar bagi pengembangan industri hilirisasi pertanian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di pulau-pulau dan pesisir.

PPK Kosgoro sangat menyambut program peningkatan hilirisasi industri rumput laut, sebagai kegiatan ekonomi yang berbasis masyarakat nelayan.

“Diharapkan tindak lanjut dari forum tersebut akan terealisasi dalam program berkelanjutan sebagai wujud komitmen nasional dalam hilirisasi industri pertanian,” demikian disampaikan Hari Widodo Sekjen PPK Kosgoro di Wisma Mas Isman, Menteng, Jakarta pada Senin (29/4/2024).

Lebih jauh dia menyampaikan, Indonesia sendiri merupakan negara produsen rumput laut tropikal terbesar di dunia, namun pengembangan industrinya di sektor hulu terbilang belum terlalu optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kolaborasi CSR Perkuat Pertanian Kota

25 April 2026 - 13:54

Pemerintah Percepat Antisipasi Dinamika Global Terkait Industri TPT

22 April 2026 - 09:52

Perhutani Bandung Utara Terima PKL Mahasiswi Pasundan

9 March 2026 - 16:03

Industri Jamu Kita: Besar Jika Dikelola Dengan Benar

9 February 2026 - 17:46

Poktan “Niti Utomo” Desa Bolo Madiun Bertekat Produksi Pupuk Organik

27 January 2026 - 11:45

Trending on Agro & Tekstil