Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Opini

Energi dan Kedaulatan Negara

badge-check


					Slamet Anang Rudiyantoro, Demisioner Presiden DEM Sultra 2020-2022, Demisioner Dirjend. Perbesar

Slamet Anang Rudiyantoro, Demisioner Presiden DEM Sultra 2020-2022, Demisioner Dirjend.

Oleh: Slamet Anang Rudiyantoro, Demisioner Presiden DEM Sultra 2020-2022, Demisioner Dirjend

Indonesia Adalah negara berdaulat secara de facto dan de jure, negara ini diperjuangkan dengan tetesan darah dan keringat dari pejuang negara Indonesia harus berdikari dengan seutuhnya.

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya energi membentang dari pulau Sumatera hingga Papua, dan semuanya belum mampu dikelola dengan baik dan benar.

Sebagai seorang pemuda yang dibentuk melalui proses panjang kaderisasi energi hingga bergabung di Institut Energi Anak Bangsa, “Saya tentunya menginginkan negara ini berdaulat secara energi, dimana berdaulat dalan arti Bangsa Indonesia lah yang harus mampu mengelola sumber daya nya sendiri, mengatur sumber daya nya sendiri, dan tentunya menentukan nasibnya sendiri. Bukan di atur atur oleh pihak asing dan Aseng yang tidak bertanggung jawab.”

Salah satu diplomasi AS yang tersohor di abad 20 Henry Kissinger mengatakan “You Control Energy, You Control Country: siapa Mengendalikan Energi, Mengendalikan Negara.”. Ini jelas bahwa Indonesia memiliki potensi menjadi raja energi Asia Asia bahkan Dunia. Hal tersebut di buktikan dari potensi energi Geothermal, Gas, minyak, angin dan lain sebagainya.

“Kita bisa saja memainkan peran seperti negara Russia, dimana memgecengkram Eropa dengan Migasnya, Indonesia punya potensi itu tergantung pemimpin yang memiliki kewenangan kebijakan tertinggi berani atau tidak mengambil tindakan tersebut.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo

12 June 2026 - 14:39

Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

11 June 2026 - 13:40

Trust lebih Penting daripada Angka, Dengarkan juga Nasihat SBY

6 June 2026 - 19:09

Cermin Mengapa & Bagaimana Habibie bisa Mengubah Nilai Tukar dari 16.800 rupiah menjadi 6500 rupiah per US Dollar

19 May 2026 - 17:03

Dari Coding ke Kehidupan: Peran Ilmu Komputer dalam Transformasi Kesehatan

19 May 2026 - 16:23

Trending on Opini