Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

News

Presiden Prabowo Subianto Akan Sukses Kembalikan Kejayaan Ekonomi Seperti Era Soeharto?

badge-check


					Ilustrasi pembangunan nasional/Foto. Noorwan/Industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi pembangunan nasional/Foto. Noorwan/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto akan sukses mengembalikan kejayaan ekonomi Indonesia, seperti era Soeharto, dengan julukan The Tiger of Asia, bahkan The Lion of Asia.

Ia menegaskan bahwa pemerintahan saat ini perlu belajar bagaimana saat Soeharto membuat swasembada pangan di era 80-an. Atau saat Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi hingga 7,8 persen, sebelum era reformasi 1996-1997 saat Mr Clean Ma’rie Muhammad menjadi Menteri Keuangan.

“Saya lihat Prabowo sedang memadukan Soehartonomics dan SBYnomics. Dia memadukan Fuad Bawazier era Soeharto dan Pakar Ekonomi Marie Elka Pangestu,” kata Jerry saat webinar perayaan HUT ke-5 P3S, ditulis Rabu (6/11/2024).

Ia menyebutkan Indonesia harus berani mengambil pelajaran dari masa lalu. Sehingga bisa merumuskan kebijakan-kebijakan yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, seperti yang diwacanakan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Pertumbuhan ekonomi akan bisa dicapai jika kinerja tim ekonomi baik, walaupun IMF menyebut sampai 2029 tak akan bisa mencapai 8 persen. Kalau UMKM terus didorong, maka bukan tak mungkin ini bisa terjadi,” ucapnya.

Jerry menekankan, yang paling penting adalah Indonesia jangan hanya menjadi negeri pengimpor, tapi juga harus tampil sebagai pengekspor.

“Lihat saja, kita negara terbesar pengimpor beras. Hampir 7 juta ton dalam 5 tahun terakhir. Bahkan impor gula kita rangking 1 dunia, dengan jumlah 5 juta ton. Dengan 1,2 juta hektar lahan yang digenjot di Merauke maka akan bisa mencapai swasembada pangan,” ucapnya lagi.

Ia menyatakan optimis, Presiden Prabowo Subianto akan berhasil meningkatkan sektor pangan di Indonesia dan sekaligus membangun ekosistem pangan menuju kesejahteraan.

“Belum sebulan, Prabowo sudah menghapus hutang nelayan dan petani. Ini luar biasa. Jadi semua janjinya ditepati, bukan seperti sebelumnya hanya omong doang,” pungkasnya.(Vito Zabdiel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat

13 June 2026 - 06:52

BGN Bermasalah, Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

6 June 2026 - 19:06

Kepala BGN Dicopot, “Terapi Kejut” Presiden Prabowo Perkuat Tata Kelola MBG

5 June 2026 - 22:04

217 Pengurus RT/RW di Kelurahan CBS, Ikuti Kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan

12 May 2026 - 18:54

Wali Kota Jaktim Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

4 May 2026 - 06:57

Trending on News