Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

News

Prediksi Pengaruh Sistemik Terhadap Ekonomi Dunia Pasca Tewasnya Pemimpinn Iran

badge-check


					Prediksi Pengaruh Sistemik Terhadap Ekonomi Dunia Pasca Tewasnya Pemimpinn Iran Perbesar

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Tewasnya pemimpin tertinggi Iran Ali Hosseini Khamenei, tidak saja memberikan duka mendalam bagi rakyat dan pendukungnya. Kematian Ali Khamenei juga diprediksi akan mempengaruhi pasar khususnya pada harga minyak yang mengimbas seluruh sektor industri.

Seperti yang disampaikan oleh Pengamat Militer Prof. Connie Rahakundini Bakrie, mengatakan dalam jangka pendek pasar akan mengalami sensitifitas.

“Jangka pendek menurut saya pasar akan sangat sensitif, terutama pada harga minyak yang akan mengalami potensi spike, jalur energi teluk, serta risiko global dan volatilitas pasar keuangan,” ungkapnya melalui pesan WhasApp, saat dihubungi, Minggu (1/3/26).

Lebih jauh dia menegaskan, jika ketegangan menyentuh Hormuz, implikasinya bisa sistemik terhadap ekonomi dunia plus percepatan fragmentasi tatanan global

“Kematian Ayyatulah berpotensi memperdalam polarisasi blok Barat vs poros Global South dan mempercepat tren multipolaritas yang lebih tegang, dan ketidakpastian keamanan internasional,” tegasnya.

Dirinya juga menandai, bagi Indonesia, yang paling perlu diwaspadai adalah:
1. lonjakan harga energi dan inflasi impor,
2. tekanan pada stabilitas pasar,
3. kebutuhan menjaga posisi diplomatik yang prudent dan bebas-aktif.

“Ini sulit karena kita ada di Board of Peace (BoP) sebagai majority kekuatan jadi harusnya event ini jadi ‘exit door’ keluar dari BoP,” pesannya.

Dirinya juga menilai, bagaimana keadaan dalam beberapa waktu ke depan pasca meninggalnya pemimpin tertinggi Iran.

“Situasi AKAN sangat dinamis beberapa jam ke depan. Respons Iran akan menjadi variabel penentu apakah ini tetap konflik terbatas atau berkembang menjadi krisis regional yang lebih besar,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat

13 June 2026 - 06:52

BGN Bermasalah, Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

6 June 2026 - 19:06

Kepala BGN Dicopot, “Terapi Kejut” Presiden Prabowo Perkuat Tata Kelola MBG

5 June 2026 - 22:04

217 Pengurus RT/RW di Kelurahan CBS, Ikuti Kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan

12 May 2026 - 18:54

Wali Kota Jaktim Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

4 May 2026 - 06:57

Trending on News