Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Logam & Transportasi

Penetapan Kontrak Berthing Window Tahun 2026 Langkah Nyata Perkuat Sinergi Layanan Terminal

badge-check


					Evaluasi Berthing Window 2025 dan Penetapan Berthing Window 2026/Foto: IPC/Industriindonesia.id Perbesar

Evaluasi Berthing Window 2025 dan Penetapan Berthing Window 2026/Foto: IPC/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, SINGKAWANG – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Pontianak menyelenggarakan agenda strategis Evaluasi Kontrak Berthing Window Tahun 2025 sekaligus Penetapan Kontrak Berthing Window Tahun 2026 sebagai langkah nyata dalam memperkuat sinergi layanan antara operator terminal dengan seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan Pontianak.

Kegiatan ini menjadi forum kolaboratif untuk memastikan keselarasan perencanaan operasional, peningkatan kualitas layanan, serta kepastian jadwal sandar kapal bagi para pengguna jasa. Agenda ini dihadiri oleh jajaran otoritas dan stakeholder utama, termasuk KSOP Pontianak, Manajemen Regional 2 Pontianak, serta perwakilan perusahaan pelayaran yang beroperasi di wilayah Pontianak.

Evaluasi kontrak Berthing Window tahun 2025 dilakukan sebagai bentuk komitmen IPC TPK dalam menghadirkan layanan terminal yang semakin terukur, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Melalui evaluasi tersebut, seluruh pihak bersama-sama mengidentifikasi ruang perbaikan, menyelaraskan ekspektasi layanan, serta merumuskan langkah penguatan koordinasi untuk tahun berikutnya.

Penetapan Kontrak Berthing Window tahun 2026 menjadi bagian penting dalam menciptakan kepastian layanan sandar kapal, optimalisasi alokasi waktu operasional, serta mendukung kelancaran arus logistik di Pelabuhan Pontianak. Skema ini diharapkan dapat semakin meningkatkan keandalan layanan terminal serta memperkuat kerja sama jangka panjang antara IPC TPK dengan mitra pelayaran.

“Melalui evaluasi dan penetapan Berthing Window ini, kami ingin memastikan seluruh proses layanan sandar kapal di Pelabuhan Pontianak berjalan lebih terencana, efisien, dan selaras dengan kebutuhan pengguna jasa. Sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan terminal secara berkelanjutan,” ujar Loutfie Hidayat, Manager Area IPC TPK Pontianak.

Mengusung semangat “Advancing Port Excellence”, IPC TPK Area Pontianak menegaskan bahwa keberhasilan layanan terminal tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan.

Melalui evaluasi kontrak Berthing Window tahun 2025 dan penetapan kontrak tahun 2026 ini, IPC TPK Area Pontianak optimistis dapat menjaga kelancaran layanan serta memperkuat koordinasi operasional bersama seluruh mitra pelayaran. Sinergi yang semakin solid ini menjadi salah satu fondasi penting bagi perusahaan untuk mendukung pencapaian target throughput tahun 2026 sebesar 283.045 TEUs, sejalan dengan komitmen IPC TPK dalam menghadirkan layanan terminal yang semakin andal dan terstandar.

Sebagai bentuk komitmen terhadap aspek operasional yang berkelanjutan, agenda ini turut dirangkaikan dengan Safety Forum serta Penandatanganan Komitmen Bersama Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Langkah ini menjadi wujud kolaborasi Regional 2 Pontianak bersama seluruh mitra dalam memperkuat implementasi budaya Zero Accident di lingkungan Pelabuhan Pontianak.

Melalui kegiatan ini, IPC TPK Area Pontianak optimistis dapat terus menghadirkan layanan terminal yang semakin profesional, terukur, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan, sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Pontianak sebagai simpul logistik strategis di wilayah Kalimantan Barat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Insiden Tabrak Kereta, Anggota Komisi VI DPR RI Kritik Keras Manajemen KAI

28 April 2026 - 15:46

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

23 April 2026 - 19:12

Meningkat 14,14%, Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026

12 April 2026 - 10:03

Wali Kota Munjirin Dorong Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya

3 April 2026 - 23:06

Bank Jakarta Sediakan 20 Bus, Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

17 March 2026 - 15:11

Trending on Logam & Transportasi