Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

News

Pakar, Peniliti dan Mahasiswa Berbaur Bahas Pengelolaan Laut di SIL UI

badge-check


					Pakar, Peniliti dan Mahasiswa Berbaur Bahas Pengelolaan Laut di SIL UI Perbesar

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesia menyelenggarakan seminar internasional kelima tentang strategi keberlanjutan dan lingkungan.

Kegiatan yang diselenggarakan secara bauran ini dihadiri oleh para pakar, peneliti, dan mahasiswa untuk membahas isu strategis termasuk pengelolaan laut juga kaitannya dengan perubahan iklim.

Seminar yang bertajuk Meningkatkan Ambisi Iklim Indonesia Melalui Aksi-Aksi Berbasis Kelautan untuk Keberlanjutan Lingkungan, berfokus pada pendekatan akademik.

Tujuannya, untuk mendorong para akademisi melakukan telaah dan penelitian lebih lanjut agar bisa menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk pengelolaan masa depan laut Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi upaya promosi Sekolah Ilmu Lingkungan di kancah global.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari peranan Dr.dr.Tri Edhi Budi Soesilo, M.Si sebagai Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan UI yang memfasilitasi dan mendorong semua kegiatan ilmiah untuk memajukan SIL juga memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Dr. Herdis Herdiansyah sebagai koordinator acara menyatakan hasil seminar akan dirangkum menjadi policy brief untuk membantu penyusunan kebijakan publik.

“SIL UI menggelar seminar ini untuk mendorong sektor akademisi agar bisa menghasilkan penelitian-penelitian lanjutan yang dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kebijakan, supaya pengelolaan sumber daya laut khususnya di Indonesia bisa lebih maju dan berkelanjutan,” jelas Herdis, dalam kesempatannya.

Sektor kelautan memiliki peranan penting dalam upaya mitigasi gas rumah kaca serta untuk dampak perubahan iklim. Laut menghasilkan 50 persen oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup serta dapat menyerap 25 persen emisi karbon dioksida juga menangkap 90 persen kelebihan panas yang dihasilkan oleh emisi gas rumah kaca. Sehingga, laut dikenal sebagai paru-paru planet yang dapat menyerap karbon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat

13 June 2026 - 06:52

BGN Bermasalah, Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

6 June 2026 - 19:06

Kepala BGN Dicopot, “Terapi Kejut” Presiden Prabowo Perkuat Tata Kelola MBG

5 June 2026 - 22:04

217 Pengurus RT/RW di Kelurahan CBS, Ikuti Kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan

12 May 2026 - 18:54

Wali Kota Jaktim Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

4 May 2026 - 06:57

Trending on News