Menu ✖

Dark Mode
Gedung Modern dan Ramah Disabilitas SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta Film Laut Bercerita akan Tayang Mulai 29 Oktober 2026, di Bioskop Indonesia ‘Embracing the Transformation, Strengthening Excellence, Enabling Connectivity’, Meeting IPC TPK 2026 Penataan Kebutuhan Pasien dalam Kolaborasi Teknologi dan Regulasi Menuju Masa Depan Layanan Kesehatan Menperin Sebut Pengembangan Kawasan Industri Butuh Dukungan Pemda Analisis Kantar Soal Investasi Creator yang Terus Tumbuh

Pengembangan SDM Industri

NGOPI Bareng, PPM Perkuat Peran Sebagai Mitra Strategis Pengembangan SDM dan Organisasi Pelaku Usaha

badge-check


					NGOPI Bareng, PPM Perkuat Peran Sebagai Mitra Strategis Pengembangan SDM dan Organisasi Pelaku Usaha Perbesar

INDUSTRIINDONESIA, MALANG – Perubahan perilaku konsumen, percepatan transformasi digital, dan perkembangan artificial intelligence (AI) membuat pelaku usaha menghadapi tantangan baru untuk mempertahankan relevansi bisnis. Teknologi tidak lagi hanya menjadi alat pendukung operasional, tetapi mulai memengaruhi cara perusahaan menciptakan nilai, melayani pelanggan, hingga membangun keunggulan bersaing.

Persoalan tersebut menjadi perhatian PPM Manajemen melalui NGOPI (Ngobrol Positif & Inspiratif) Bareng PPM yang digelar bersama PPM School of Management dan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Malang di Kota Malang, 18 Agustus 2026. Mengangkat tema “Future-Proof Business: Strategi Menjaga Bisnis Tetap Eksis, Relevan & Makin Cuan di Era AI & Digital”, forum ini mempertemukan akademisi, praktisi, dan pelaku usaha untuk membahas strategi menghadapi perubahan lanskap bisnis.

Kegiatan berlangsung di AADK Coffee & Eatery, Tlogomas, Kota Malang, dengan menghadirkan Dr. Noveri Maulana, S.I.Kom., MM., Associate Professor Sekolah Tinggi PPM Manajemen, dan Donny Kris Puryono dari PT Winnertech Lintas Nusa sekaligus business owner Malang Strudel. Diskusi dipandu oleh Nanda Alifia Putri, Manager Pemasaran & Penjualan Sekolah Tinggi PPM Manajemen.

Sekitar 50 peserta dari kalangan entrepreneur, pelaku UMKM, dan business owner mengikuti forum yang dikemas secara interaktif. Pembahasan mencakup tren bisnis dan disrupsi AI, strategi menjaga relevansi bisnis, pemanfaatan AI dan digital tools untuk meningkatkan efisiensi dan profit, serta penguatan branding dan customer experience.

Kepala Cabang PPM Surabaya, Rizma Amalina, mengatakan pemilihan Malang sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari upaya PPM Manajemen untuk membangun kedekatan dengan ekosistem bisnis di Jawa Timur.

“Malang menjadi pilihan karena Malang ini kota yang kreatif dan komunitas pengusahanya juga banyak,” ujar Rizma.

Menurut Rizma, interaksi langsung dengan pelaku usaha menjadi penting bagi PPM Manajemen untuk memahami kebutuhan pengembangan SDM dan organisasi yang dihadapi dunia usaha. Masukan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PPM dalam menghadirkan layanan pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar.

Konsep NGOPI sendiri dirancang sebagai ruang diskusi yang lebih cair bagi pelaku usaha untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai peningkatan kinerja perusahaan melalui pengembangan SDM maupun organisasi. Format kegiatan menggabungkan pemaparan, praktik, diskusi interaktif, dan networking.

Dr. Noveri Maulana menyoroti pentingnya kemampuan pelaku usaha dalam merespons perubahan teknologi secara strategis. Kehadiran AI, menurutnya, perlu dilihat tidak hanya sebagai teknologi baru, tetapi sebagai bagian dari perubahan cara bisnis bekerja dan berkompetisi.

Sementara itu, perspektif praktisi bisnis yang disampaikan Donny Kris Puryono memberikan gambaran mengenai tantangan adaptasi dari sisi pelaku usaha. Pertemuan antara perspektif akademik dan pengalaman praktis tersebut menjadi bagian dari pendekatan NGOPI untuk menghasilkan pembahasan yang dekat dengan persoalan bisnis sehari-hari.

Bagi PPM Manajemen, pengembangan bisnis di era digital tidak dapat dipisahkan dari kesiapan manusia dan organisasi. Pemanfaatan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan SDM dalam beradaptasi, berinovasi, mengambil keputusan, serta menciptakan pengalaman pelanggan yang relevan.

Karena itu, kehadiran PPM Manajemen di tengah komunitas bisnis tidak semata diarahkan sebagai penyedia jasa pelatihan. PPM menempatkan diri sebagai mitra strategis bagi perusahaan dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi manusia dan membangun budaya pembelajaran yang berkelanjutan.

Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PPM Manajemen memperluas jejaring dengan pengusaha lokal serta memahami karakteristik dan kebutuhan pengembangan SDM maupun organisasi di Jawa Timur. Informasi tersebut dapat menjadi dasar dalam mengembangkan layanan dan produk pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan entrepreneur.

Kolaborasi dengan TDA Malang menjadi salah satu pintu masuk untuk menjangkau ekosistem tersebut. Secara nasional, TDA memiliki lebih dari 33 ribu anggota yang tersebar di 100 kota di Indonesia serta empat negara lain. Sementara di Malang, terdapat lebih dari 3.400 pengusaha yang terdaftar sebagai anggota TDA Malang.

Ke depan, PPM Manajemen akan terus mendorong pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha yang semakin dinamis. Bukan hanya mengenai bagaimana menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana memastikan manusia, organisasi, dan strategi bisnis mampu bergerak bersama menghadapi perubahan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari perjalanan PPM Manajemen menuju usia 60 tahun pada 2027, sekaligus memperluas kontribusi PPM dalam pengembangan kapabilitas manajemen dan SDM di berbagai wilayah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

‘Embracing the Transformation, Strengthening Excellence, Enabling Connectivity’, Meeting IPC TPK 2026

13 October 2026 - 08:26

Menperin Sebut Pembangunan SDM Industri Harus Menjadi Bagian Terintegrasi

11 October 2026 - 17:59

PPM Manajemen dan AAJI Bangun Kolaborasi Penguatan Kompetensi SDM Industri Asuransi Jiwa agar Future-Fit

22 September 2026 - 00:18

PKPA Peradi Jakbar dan Ubhara Jaya Bekali 170 Peserta Keahlian Perancangan dan Analisa Kontrak

13 April 2026 - 15:07

Wali Kota Munjirin Dorong Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya

3 April 2026 - 23:06

Trending on Logam & Transportasi