Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Logam & Transportasi

Menko Marves: Pembangunan Maritim Harus Menjadi Agenda Strategis

badge-check


					Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Dok.Kemenko Marves/Industriindonesia.id Perbesar

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Dok.Kemenko Marves/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA.ID, JAKARTA – Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Hari Maritim Nasional Ke-60 harus menjadi momentum untuk menyadari pentingnya  meningkatkan kekuatan maritim. Hal tersebut menurutya menjadi bagian dalam upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan sejahtera di tengah semakin ketatnya persaingan global saat ini.

“Pembangunan di bidang maritim harus menjadi agenda strategis untuk memperkuat daya saing bangsa saat ini,” kata Menko Luhut dalam pesan videonya yang diunggah di laman Instagram Kemenkomarves, dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional Ke-60 diperingati hari ini, Senin (23/9/2024).

Tema yang diusung dalam peringatan kali ini, Membangun Nusantara Baru  Melalui Kekuatan Maritim Menuju Indonesia Maju, menurutnya harus menjadi titik dimana Kemenko Maraves terus bekerja keras, untuk memastikan bahwa program-program pembangunan kemaritiman terus diimplementasikan.

“Ada banyak program prioritas yang menjadi fokus kami dalam menjawab tantangan da kebutuhan zaman,” ujarnya.

Sejumlah hal yang perlu dilakukan, mulai dari pembangunan infrastruktur pelabuhan, meningkatkan konektivitas kemaritiman, hingga meningkatkan ekonomi berbasis kelautan.

“Semua dilakukan juga dengan digitalisasi, untuk membuat investasi kita lebih efisien,” ujarnya lagi.

Luhut menyampaikan, Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia. Menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh di dunia bahari.

“Selama berabad-abad kita sempat kehilangan identitas akibat kolonialisme dan kejayaan nenek moyang kita. Hal itu, harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang dan mendatang. Dengan 2/3 wilayah Indonesia yang merupakan lautan, potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal,” pungkasnya. (Sheva Ramadhan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Insiden Tabrak Kereta, Anggota Komisi VI DPR RI Kritik Keras Manajemen KAI

28 April 2026 - 15:46

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

23 April 2026 - 19:12

Meningkat 14,14%, Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026

12 April 2026 - 10:03

Wali Kota Munjirin Dorong Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya

3 April 2026 - 23:06

Bank Jakarta Sediakan 20 Bus, Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

17 March 2026 - 15:11

Trending on Logam & Transportasi