Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Agro & Tekstil

Kodim 0502/JU Koramil 03 Tanjung Priok Luncurkan Program Urban Farming

badge-check


					Kegiatan Urban Farming yang digagas oleh Kodim Kodim 0502/JU Koramil 03 Tanjung Priok/ist/industriindonesia.id Perbesar

Kegiatan Urban Farming yang digagas oleh Kodim Kodim 0502/JU Koramil 03 Tanjung Priok/ist/industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Dalam upaya memberdayakan masyarakat dan menciptakan peluang ekonomi baru, Kodim 0502/JU melalui Koramil 03 Tanjung Priok meluncurkan program urban farming bertajuk “From Zero to Hero”. Program ini bertujuan untuk mengubah kehidupan para mantan preman melalui pertanian perkotaan.

Dandim 0502/JU, Kolonel Kav. Tofan Tri Anggoro mengungkapkan, program ini mengangkat kisah inspiratif seorang mantan preman yang kini sukses bertransformasi menjadi petani urban berkat dukungan dari Babinsa Koramil 03 Tanjung Priok. “Kami luncurkan program terbarukan di bidang pertanian yang dijalankan oleh sosok yang tadinya dianggap sebelah mata,” katanya di Jakarta, Kamis (18/7).

Program “From Zero to Hero” diambil dari pengalaman nyata seorang pria yang dulunya hidup di jalanan sebagai preman. Kehidupan keras yang ia jalani berujung pada pengusirannya oleh preman lain dari wilayah yang dikuasainya. Saat berada di titik terendah, Babinsa dari Koramil 03 Tanjung Priok melihat potensi untuk mengubah hidupnya dan menawarkan solusi melalui urban farming.

Urban farming di Tanjung Priok memberikan harapan baru bagi mereka yang terpinggirkan. Dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar, masyarakat dapat bercocok tanam dan menghasilkan makanan sehat dan organik, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru. “Program ini tidak hanya menyediakan sumber makanan sehat dan organik, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat,” jelas Tofan.

Program ini memberikan kesempatan kedua bagi mereka yang ingin mengubah hidupnya. Kisah “From Zero to Hero” menunjukkan, setiap orang bisa berubah dengan kesempatan yang tepat. Mantan preman yang kini mengelola lahan urban farming tersebut mampu menghidupi keluarganya dengan cara yang lebih terhormat dan produktif. Ia juga menjadi inspirasi bagi pemuda lain di sekitar Tanjung Priok untuk menjauhi kehidupan kriminal dan mencari nafkah secara positif.

Keberhasilan program ini didukung penuh oleh Babinsa Koramil 03 Tanjung Priok yang selalu siap memberikan pelatihan kepada para peserta. Mereka diajarkan teknik-teknik dasar pertanian, pengelolaan hasil panen, hingga pemasaran produk. Dengan keterampilan yang diberikan, para peserta program diharapkan dapat mandiri dan mengembangkan usaha mereka sendiri.

“Ini adalah bentuk nyata dari pengabdian kami kepada masyarakat. Kami berharap program urban farming ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan,” ujar Tofan.

Program urban farming “From Zero to Hero” membuktikan bahwa perubahan positif bisa terjadi di mana saja, bahkan di lingkungan yang paling keras sekalipun. “Dengan semangat dan kerja keras, setiap individu memiliki kesempatan untuk bertransformasi dan menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan keluarganya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kolaborasi CSR Perkuat Pertanian Kota

25 April 2026 - 13:54

Pemerintah Percepat Antisipasi Dinamika Global Terkait Industri TPT

22 April 2026 - 09:52

Perhutani Bandung Utara Terima PKL Mahasiswi Pasundan

9 March 2026 - 16:03

Industri Jamu Kita: Besar Jika Dikelola Dengan Benar

9 February 2026 - 17:46

Poktan “Niti Utomo” Desa Bolo Madiun Bertekat Produksi Pupuk Organik

27 January 2026 - 11:45

Trending on Agro & Tekstil