INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno menyatakan ada peningkatan penjualan selama tahun 2025, jika dibandingkan dengan tahun 2024. Dan untuk awal tahun 2026 ini, diharapkan ada lonjakan penjualan sejalan dengan libur panjang Lebaran.
“2025 secara overall, bisa kita katakan untuk domestik, khususnya untuk replacement passenger radial (PSR) itu naik sekitar 5 persen. Dan untuk OE sendiri, ada kenaikan sedikit. Kalau untuk komersialnya, memang targetnya di bawan tahun lalu,” kata Mukiat, di sela acara IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Namun untuk ekspor, lanjutnya, penjualanannya mengalami peningkatan yang cukup lumayan. Hal ini dikarenakan, pabrik Bridgestone di Karawang mengeluarkan ban baru yang memiliki ukuran 20 inci.
“Tujuan ekspor kita itu ke Amerika. Walaupun kondisi global belum terlalu baik, tapi secara demand, ban itu mengalami peningkatan. Kenaikannya itu 15 sampai 20 persen. Untuk 2026 ini, untuk ekspor kita harapkan bisa meningkat 4-5 persen. Begitu juga yang domestik, 4-5 persen juga,” ujarnya.
Mukiat menyatakan, menjelang musim libur Lebaran, harapannya akan semakin banyak pemesanan ban. Khususnya dari sektor komersial.
“Kalau musim mudik itu, intercity kan paling banyak. Harapannya, dengan menggunakan Bridgestone, liburannya lebih aman,” ujarnya lagi.
Pernyataan ini bukannya tanpa alasan. Ia menyebutkan, semua ban Bridgestone harus melewati pengecekan laboratorium yang standarnya melebihi SNI maupun standar Tyre Standards Committe milik Jepang.
“Standar Bridgestone itu di atas dua itu. Semua ban yang dihasilkan di pabrik harus melewati lima tes. Jadi durable-nya tidak boleh diragukan,” pungkas Mukiat.(Sheva)













