INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Seiring meningkatnya kebutuhan industri otomotif akan pengontrol kendaraan berperforma tinggi, Silicon Storage Technology® (SST®), anak perusahaan dari Microchip Technology Inc. (Nasdaq: MCHP), dan United Microelectronics Corporation (NYSE: UMC; TWSE: 2303) (“UMC”), perusahaan semikonduktor global terkemuka, mengumumkan telah menyelesaikan kualifikasi serta merilis produksi teknologi embedded SuperFlash® Gen 4 (ESF4) milik SST dengan kapabilitas otomotif grade 1 (AG1) penuh pada platform proses foundry 28HPC+ UMC.
SST mengembangkan ESF4 melalui kemitraan dengan UMC untuk meningkatkan performa memori non-volatil tertanam (embedded non-volatile memory/eNVM) serta keandalan yang telah terbukti bagi pengontrol otomotif. Solusi ini juga mengurangi jumlah langkah masking tambahan secara signifikan dibandingkan dengan penawaran eFlash 28nm High-k/Metal-Gate Stack (HKMG) dari foundry lain, sehingga memberikan keuntungan biaya dan efisiensi manufaktur yang lebih besar bagi pelanggan.
Pelanggan yang saat ini memproduksi pengontrol otomotif menggunakan platform foundry ESF3 AG1 40nm disarankan mengeksplorasi platform UMC ESF4 AG1 28nm untuk mendukung peningkatan ke node proses berikutnya.
“Seiring meningkatnya tuntutan industri otomotif, para pengembang membutuhkan solusi yang mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat waktu ke pasar, dan memenuhi standar industri yang ketat. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, UMC dan SST telah menghadirkan solusi AG1 28nm yang andal dan siap digunakan untuk produksi desain pelanggan,” ujar Mark Reiten, Wakil Presiden unit Bisnis Lisensi Microchip, dalam keterangannya, Jumat, (16/01/2025).
“UMC telah menjadi mitra yang sangat berharga bagi SST dan inovasi SuperFlash. Kedua perusahaan terus bekerja sama untuk menjawab kebutuhan pasar yang berkembang pesat serta menghadirkan penawaran yang unggul secara teknis dan ekonomis,” lanjutnya.
“Seiring perkembangan industri otomotif menuju kendaraan yang semakin terhubung, otonom, dan bersama, permintaan akan penyimpanan data yang andal serta pembaruan data berkapasitas tinggi terus meningkat. Hal ini mendorong permintaan pelanggan untuk meningkatkan SuperFlash ke proses 28nm,” ujar Steven Hsu, Wakil Presiden Pengembangan Teknologi di UMC.
“Melalui kolaborasi dengan SST, kami berhasil meluncurkan solusi ESF4 yang terintegrasi ke dalam platform 28HPC+ yang telah digunakan secara luas. Hal ini memungkinkan pelanggan kami memanfaatkan model dan IP yang ekstensif dalam portofolio kami untuk menjangkau pasar utama, sekaligus meningkatkan penggunaan ke node proses yang lebih maju.” lanjutnya.
Metrik kinerja dan keandalan utama SuperFlash pada platform UMC 28HPC+ ESF4 AG1 meliputi:
- Memenuhi kualifikasi Automotive Electronics Council (AEC) Q-100 Grade 1 untuk suhu pengoperasian -40°C hingga +150°C (Tj)
- Waktu akses baca < 12,5 ns
- Daya tahan 100K+ siklus
- Retensi data > 10 tahun @ 125°C
- Hanya memerlukan ECC 1-bit
- Kualifikasi makro 32Mb pada kondisi otomotif grade 1:
- Nol kegagalan bit (tanpa penerapan ECC)
- Yield puncak mencapai 100%
Volume pengiriman pengontrol otomotif terus meningkat pesat dari tahun ke tahun, seiring meningkatnya kebutuhan industri transportasi akan solusi inovatif untuk berbagai aplikasi kendaraan yang semakin beragam. Integrasi eNVM yang berperforma tinggi dan terpercaya untuk penyimpanan kode serta data di dalam pengontrol menjadi hal yang penting untuk melayani pasar yang terus berkembang secara efektif.
Solusi ESF4 dari SST pada platform UMC 28HPC+ AG1 dirancang untuk mendukung pelanggan yang membutuhkan solusi, termasuk dukungan firmware pengontrol berkapasitas tinggi yang memerlukan fleksibilitas pembaruan over-the-air (OTA).













