Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Pariwisata & Perhotelan

Teken Kerjasama, Deden Yogi Berharap Curug Tilu Leuwi Opat Menjadi Thematic Tourism

badge-check


					Ilustrasi Curug Tilu Leuwi Opat/Foto. ChatGPT/Industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi Curug Tilu Leuwi Opat/Foto. ChatGPT/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, BANDUNG UTARA – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Wisata bersama CV Curug Tilu Leuwi Opat dalam rangka pengelolaan wisata Curug Tilu Leuwi Opat.

Lokasi kerja sama berada di petak 63E, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cisarua, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, yang secara administratif masuk wilayah Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Penandatanganan dilaksanakan di Aula Kantor KPH Bandung Utara, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (9/4/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur Perum Perhutani KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha, didampingi jajaran manajemen, serta pihak mitra pengelola CV Curug Tilu Leuwi Opat, Asep Tatang Taryana beserta jajaran, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Deden Yogi Nugraha menyampaikan harapannya agar Wisata Curug Tilu Leuwi Opat ke depan dapat berkembang menjadi thematic tourism yang mengedepankan keindahan alam curug. Ia juga menegaskan bahwa setiap kerja sama harus memiliki kepastian hukum melalui PKS agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dengan luas areal 2,91 hektare, kawasan ini memiliki potensi untuk menampung jumlah kunjungan yang lebih besar. Wisata Curug Tilu Leuwi Opat merupakan wisata rintisan. PKS ini ditandatangani untuk jangka waktu dua tahun sebagai tahap awal menuju kerja sama business to business sesuai ketentuan Perum Perhutani, dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Sementara itu, Asep Tatang Taryana menyampaikan bahwa dalam pengelolaan wisata Curug Tilu Leuwi Opat, pihaknya membuka peluang bagi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sekitar untuk turut berperan.

“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi LMDH untuk berkontribusi melalui ide, saran, serta dukungan dalam menjaga keamanan kawasan wisata. Harapannya, pengelolaan wisata ini dapat berkembang lebih baik dan memberikan peningkatan pendapatan bagi Perhutani maupun mitra,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Arfak Soroti Peran Media dalam Pembangunan dan Wisata

3 May 2026 - 09:36

Kelola Wisata, Perhutani Bandung Utara dan LMDH Sangkuriang Teken Kerjasama Kemitraan

28 April 2026 - 15:39

Perhutani dan CV Gilang Kencana Teken Kerja Sama, Sepakat Jadikan Curug Cijalu Sebagai Thematic Tourism

3 April 2026 - 23:19

Promo “Local-Hype Ramadan” di Yello Hotel Harmoni JakartaHype Ramadhan

12 February 2026 - 13:56

Yello Harmoni Jakarta Sukses Gelar Move ’N’ Eat Festival

13 December 2025 - 13:41

Trending on Pariwisata & Perhotelan