Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

News

Ratusan Relawan Anak Muda Peduli Krisis Iklim Bergabung Sebagai SDGs Hero Volunteer

badge-check


					Jimmy Gani, CEO Bakrie Center Foundation (Kanan)/Dok. Bakrie Foundation/Industriindonesia.id Perbesar

Jimmy Gani, CEO Bakrie Center Foundation (Kanan)/Dok. Bakrie Foundation/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Ratusan anak muda yang tergabung dalam kegiatan SDGs Hero Volunteer, bersepakat menjadi agent of change dalam rangka mengusung isu kerusakan lingkungan diantaranya pemanasan global, deforestasi, hingga perubahan iklim karena emisi karbon yang tidak terkendali.

Permasalahan lingkungan ini juga berdampak pada berbagai faktor yang yang mempengaruhi kualitas hidup makhluk hidup diantaranya mengancam ketahanan pangan juga kesehatan. Perlu inisiatif dari setiap individu untuk meminimalisir dampak dari krisis iklim saat ini.

Melalui kegiatan SDGs Hero Volunteer, Bakrie Center Foundation (BCF) mengajak anak muda untuk peduli krisis iklim dan menjadi agent of change sebagai upaya untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah. SDGs Hero Volunteer merupakan bagian dari Campus Leaders Program, salah satu program unggulan BCF.

“SDGs Hero Volunteer mengusung konsep kolaborasi multi-pihak, untuk mendukung percepatan pencapaian target-target Sustainable Development Goals (SDGs). Utamanya kami melibatkan pemuda secara aktif untuk turun secara langsung membantu masyarakat serta berjejaring dengan para pemangku kebijakan dalam mengadvokasikan kebutuhan bangsa,” jelas CEO Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani, dalam keterangannya.

Semester ini merupakan kali kedua penyelenggaraan SDGs Hero Volunteer. Kegiatan ini mencuri antusiasme anak muda, untuk ikut terlibat dalam aksi peduli krisis iklim. Sebanyak 620 anak muda turut mendaftarkan diri untuk menjadi SDGs Hero Volunteer. Mengusung tema Sustainability Start With You, kegiatan untuk para relawan diawali dengan sesi seminar pembekalan untuk meningkatkan kapasitas relawan terkait dengan fakta terkini soal krisis iklim dan emisi karbon. Lebih dari 200 SDGs Hero Volunteer mengikuti seminar secara daring pada Sabtu (16/11).

Dalam sesi pembekalan, terdapat dua pembicara yang masing-masing membahas mengenai peran pemuda dalam misi menyelamatkan bumi dari kerusakan dan implementasi sederhana dalam mengurangi emisi karbon.

Fadli Rahman – Chairman YEC/Dok. BCF/Industriindonesia.id

Materi pertama dibawakan oleh Fadli Rahman, Chairman Youth Energy & Environment Council (YEC). Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa Gen Z menyimpan potensi untuk menjadi agent of change untuk berkontribusi dalam bidang lingkungan.

“Gen Z itu rela membayar lebih, atau mengeluarkan effort lebih demi memberikan kontribusi terhadap lingkungan. Karena mereka aware dan peduli soal kondisi bumi saat ini, yang setiap tahunnya mengalami kenaikan suhu. Semakin dekat dengan berbagai bencana alam yang disebabkan oleh krisis iklim saat ini,” jelas Fadli.

Selanjutnya, pembahasan mengenai bagaimana setiap individu bisa mengurangi jejak karbon dibawakan oleh Fakhri Syahrullah, Partnership & Impact Delivery Lead Jejakin. Dalam paparannya, ia menyampaikan setiap individu menghasilkan emisi karbon dari kegiatan sehari-hari.

“Setiap hari kita menggunakan alat transportasi, menggunakan listrik, mengonsumsi berbagai jenis makanan, semua itu menghasilkan emisi. Kami mendorong supaya masyarakat lebih bijak memilih kegiatan dengan emisi yang lebih rendah. Misalnya, kita bisa naik kendaraan umum daripada kendaraan pribadi. Kita bisa membiasakan mengonsumsi lebih banyak sayuran atau menjadi vegetarian daripada mengonsumsi hewani. Semua pilihan itu ada di kita,” tuturnya.

Materi seminar yang diberikan kepada para SDGs Hero Volunteer, merupakan langkah awal bagi para relawan untuk mengikuti hari puncak SDGs Hero Volunteer pada 1 Desember 2024 di area Car Free Day Sudirman, Jakarta.

Dalam hari puncak tersebut, para SDGs Hero Volunteer akan langsung mengedukasi masyarakat sekitar lokasi kegiatan dengan beragam poster menarik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Terdapat pula sesi talkshow dengan narasumber praktisi & aktivis lingkungan yang akan membahas bagaimana menerapkan aktivitas ramah lingkungan dalam keseharian (sustainable living).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat

13 June 2026 - 06:52

BGN Bermasalah, Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

6 June 2026 - 19:06

Kepala BGN Dicopot, “Terapi Kejut” Presiden Prabowo Perkuat Tata Kelola MBG

5 June 2026 - 22:04

217 Pengurus RT/RW di Kelurahan CBS, Ikuti Kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan

12 May 2026 - 18:54

Wali Kota Jaktim Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

4 May 2026 - 06:57

Trending on News