Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Kedirgantaraan & Keamanan

Presiden Korsel Telepon Menhan Prabowo, Ini Harapan Korsel dan Indonesia di Industri Pertahanan

badge-check


					Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai aset pertahanan Indonesia/Kemenhan/industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai aset pertahanan Indonesia/Kemenhan/industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA.ID, JAKARTA – Pada Rabu (17/4) lalu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima sambungan jarak jauh dari Presiden Korea Selatan. Panggilan melalui telepon yang dilakukan Presiden Korea Selatan H.E. Mr. Yoon Suk Yeol, diterima langsung oleh Menhan Prabowo di ruang kerjanya.

Menhan Prabowo menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada Presiden Korsel, karena mendapat kesempatan berkomunikasi langsung di sela-sela kesibukan. Hal ini disampaikan Menhan di awal komunikasi telepon.

Dalam perbincangan tersebut, kedua pihak berharap adanya kelanjutan hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dengan Korea Selatan, khususnya kerja sama di bidang pertahanan. Hubungan bilateral kedua negara sudah berlangsung selama 50 tahun sejak tahun 1970an.

“Saya berharap dukungan yang Mulia dalam peningkatan kerja sama industri pertahanan serta kerja sama lain dalam pertahanan. Seperti pada kegiatan Pameran Industri Pertahanan di Indonesia tahun 2024,” ujar Menhan Prabowo dalam telepon, dikutip dari laman Kemenhan.

Lebih jauh Menhan juga menyampaikan, terkait dengan prinsip mutual, pihaknya mendukung positif atas hubungan yang terjalin.

“Saya juga mendukung positif hubungan baik dengan Korea Selatan, khususnya yang mengacu pada prinsip mutual partnership,” ungkap Menhan Prabowo.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan menyampaikan harapannya agar kerja sama bilateral kedua negara yang telah, sedang dan akan dilaksanakan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Seperti yang diketahui bahwa Indonesia dan Korea Selatan telah membentuk special strategic partnership, tentunya peningkatan kemitraan ini perlu diterjemahkan menjadi kerja sama nyata dan akan terus memperkuat kemitraan Indonesia dengan Korea Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kerjasama Lintas Pihak, Perkuat Tata Kelola Data di Indonesia

29 January 2026 - 18:49

Efektif 29 Mei 2025, Ditjen Imigrasi Wajibkan WNA Perpanjang Izin Tinggal di Kantor Imigrasi

1 June 2025 - 18:57

Propulsi Nuklir: Masa Depan Transportasi Laut Indonesia?

13 August 2024 - 17:53

RATA, Kebijakan Strategis Peningkatan Kinerja dan Daya Saing

7 August 2024 - 07:23

Pentingnya Pembaruan Data dalam Kebijakan Satu Peta

5 August 2024 - 20:45

Trending on Kedirgantaraan & Keamanan