Menu

Dark Mode
PPM School of Management dan Yayasan Tarakanita Laksanakan Program Inkubasi Bisnis Bizcube Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak Jakarta Utara Lebih Modern dan Dekat dengan Nasabah, Bank Jakarta Luncurkan bankjakarta.co.id Bank Jakarta Perkuat Kolaborasi dengan Persija Yamaha Rayakan Back to School, Ajak Anak Muda Menangkan Motor Gratis Fazzio Special Edition Sunset Blue Adaptasi, Kepemimpinan, Komunikasi dan Kemauan Belajar Menjadi Nilai di Perusahaan?

Pengembangan SDM Industri

PPM Manajemen Hadir di BSD, Diharapkan Bertumbuh Menjadi Bisnis Kolaborator

badge-check


					Soft Launching PPM Manajemen BSD, Jumat (22/11)/Foto. Noorwan/Industriindonesia.id Perbesar

Soft Launching PPM Manajemen BSD, Jumat (22/11)/Foto. Noorwan/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, TANGERANG – PPM Manajemen melebarkan sayapnya, hadir di wilayah Tangerang, tepatnya di Ruko Icon 5 Business Park Blok D No. 2, Bumi Serpong Damai (BSD) Sampora, Kec. Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Kehadiran PPM di BSD ini, sebagai bisnis kolaborator ekosistem bisnis yang ada di BSD.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasaran Korporat, Aries Heru Prasetyo, PPM BSD itu diharapkan mampu bertumbuh menjadi bisnis kolaborator.

“Jadi di sini adalah tempat bertemunya antara teman-teman yang punya ide. Berbisnis dengan teman-teman pemasok, supplier, dengan teman-teman yang nanti bisa menjaring satu sama lain termasuk lembaga-lembaga pembiayaan. Jadi fungsi utamanya sebagai hub yang ada di BSD ini adalah bisnis kolaborator ekosistem bisnis yang ada di BSD dan memperkuat ekosistem demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya saat soft launching, Jumat (22/11).

Bisnis matching yang digagas oleh PPM BSD ini,  Aries menjelaskan, bahwa pangsa pasar yang ada di BSD dan Greater Tangerang khususnya, sangat besar.

“Kalau mereka (Pelaku Bisnis di Tangerang) harus atau perlu melakukan pendidikan, pelatihan, training, assessment, konsultasi semua di menteng pusat (PPM), itu misalnya terkendala karena macet dan lain-lain. Kehadiran PPM di BSD tujuannya supaya teman-teman punya akses yang jauh lebih mudah,” ungkapnya.

“Di PPM BSD ini teman-teman akan digandeng untuk dipertemukan di mana needs demand itu akan dipertemukan dengan suplai-suplai yang ada. Jadi tugas utama dari cabang BSD ini adalah untuk kemudian membantu, membusiness matchingkan dengan perusahaan yang ada di pasar,” ungkapnya.

Aries menjelaskan alasan utama PPM Manajemen membuka cabang baru, yang mana, PPM Manajemen memiliki komitmen untuk senantiasa mengedepankan misi, yaitu menyebarluaskan ilmu manajemen ke seluruh pelosok Indonesia.

“Nah, kita melihat bahwa BSD ini merupakan salah satu dari projek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Karena itu, BSD akan dikembangkan ke dalam 3 sektor. Yang pertama adalah di bidang pendidikan, itu edukasi. Yang kedua di bidang teknologi, dan yang ketiga di bidang kesehatan masyarakat. Maka di titik itu, PPM punya komitmen untuk masuk mengembangkan di bidang edukasinya. Yaitu edukasi di bidang manajemen dan bisnis. Jadi seperti itu yang kita angkat di PPM BSD ini” jelasnya.

Ketua Pembina Yayasan PPM, Shanti L. Poesposoetjipto, menyampaikan, salah satu kunci sukses bagi PPM Manajemen adalah menjalin hubungan yang erat dan saling percaya dengan klien agar dapat memahami kebutuhan klien dan dinamika pasar.

“Kita harus agile dan memiliki semangat tinggi, tangguh, berintegritas dan tidak mudah menyerah pada situasi apapun,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPM School of Management dan Yayasan Tarakanita Laksanakan Program Inkubasi Bisnis Bizcube

12 August 2026 - 21:28

Adaptasi, Kepemimpinan, Komunikasi dan Kemauan Belajar Menjadi Nilai di Perusahaan?

8 August 2026 - 13:53

Bank Jakarta Bersama Binus University Perkuat Kapabilitas SDM dalam Investasi Talenta Teknologi

8 August 2026 - 10:01

Implementasi IoT Pendeteksi Banjir dan Bank Sampah Digital untuk Meningkatkan Ketahanan Lingkungan dan Nilai Ekonomis Masyarakat

6 August 2026 - 21:09

Investasi Rp 1,9 Triliun, Medan Jadi Laboratorium Transformasi Bus Rapid Transit (BRT) Pertama di Luar Jakarta

5 August 2026 - 18:19

Trending on Dikbudristek & Infrastruktur