Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Dikbudristek & Infrastruktur

Microchip Technology, Perluas Portofolio Arm® Cortex®-M0+

badge-check


					PIC32C berbasis inti Arm® Cortex®-M0+, Perangkat berdaya rendah dengan kemampuan 5V menghadirkan performa tinggi dengan kompleksitas sistem dan biaya yang rendah/Foto. Microchip Tech/Industriindonesia.id Perbesar

PIC32C berbasis inti Arm® Cortex®-M0+, Perangkat berdaya rendah dengan kemampuan 5V menghadirkan performa tinggi dengan kompleksitas sistem dan biaya yang rendah/Foto. Microchip Tech/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Microchip Technology (Nasdaq: MCHP) telah menambahkan PI32CM PL10 MCU ke dalam keluarga PIC32C berbasis inti Arm® Cortex®-M0+. MCU PL10 dilengkapi dengan rangkaian Core Independent Peripherals (CIP) yang kaya, dukungan pengoperasian 5V, kemampuan sentuh (touch), perangkat pengembangan terintegrasi, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan.

Keluarga perangkat ini ditujukan untuk aplikasi bervolume tinggi, termasuk kontrol industri, otomasi gedung, peralatan konsumen, perkakas listrik, dan sistem berbasis sensor. Sebagai bagian dari strategi MCU perusahaan, perangkat PL10 juga menawarkan kompatibilitas pin-to-pin dengan MCU AVR®.

Peripheral Touch Controller (PTC) yang terintegrasi dengan Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit dirancang untuk menghadirkan kinerja responsif pada aplikasi sentuh serta ketahanan terhadap derau (noise immunity) yang kuat untuk pengukuran sinyal analog.

CIP tambahan pada chip membantu meringankan tugas time-critical, berulang, dan deterministik dari CPU untuk meningkatkan performa real-time dan efisiensi daya. PL10 mendukung Cortex Microcontroller Software Interface Standard (CMSIS), yang memungkinkan pengembangan kode aplikasi yang modular dan dapat digunakan kembali untuk mempercepat proses pengembangan.

Selain didukung oleh ekosistem pengembangan MPLAB® dari Microchip, keluarga PL10 juga mengadopsi berbagai alat standar industri dan integrated development environments (IDE), sehingga memberikan keleluasaan lebih bagi pengembang untuk memilih cara mereka membangun, debug, dan meluncurkan perangkat lunak.

Perangkat pihak ketiga yang kompatibel meliputi Microsoft® Visual Studio Code® (VS Code®), IAR™ Systems, Arm Keil®, SEGGER, Zephyr®, dan MikroElektronika. Sumber daya berbasis AI seperti MPLAB AI Coding Assistant juga menawarkan pembuatan kode yang peka terhadap konteks (context-aware) dan memberikan informasi produk secara real-time untuk mempercepat serta menyederhanakan proses pengembangan.

“MCU PL10 membantu para insinyur bermigrasi lebih mudah ke mikrokontroler dengan performa lebih tinggi, mempertahankan kemudahan pengembangan, efisiensi daya, dan struktur biaya dari solusi 8-bit kami yang sudah mapan,” ujar Greg Robinson, Wakil Presiden Korporat unit bisnis MCU Microchip, dalam keterangannya.

“Seiring persiapan kami untuk memperkenalkan berbagai mikrokontroler baru mulai dari perangkat tingkat pemula hingga perangkat berkemampuan AI dalam 12-18 bulan ke depan, Microchip semakin memperkuat komitmennya terhadap portofolio MCU yang komprehensif, dirancang untuk memenuhi tuntutan pasar yang terus berkembang,” lanjutnya.

Keluarga PL10 dirancang untuk memenuhi berbagai standar keselamatan industri termasuk International Organization for Standardization (ISO) 26262 untuk keselamatan fungsional pada sistem kelistrikan dan elektronik kendaraan. Selain itu, MCU ini dirancang untuk beroperasi pada rentang tegangan 1,8 hingga 5,5 volt, sehingga mendukung kinerja optimal di lingkungan dengan derau tinggi, seperti aplikasi otomotif, IoT, otomasi industri, dan elektronik konsumen.

MCU PL10 juga memungkinkan koneksi langsung ke perangkat yang beroperasi pada tingkat tegangan berbeda tanpa memerlukan level shifter eksternal, berkat teknologi Multi-Voltage I/O (MVIO) yang terintegrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global

17 June 2026 - 15:24

Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026

12 June 2026 - 14:04

LLDikti Wilayah III Berupaya Menyelaraskan Pola Pembinaan SPMI

11 June 2026 - 13:28

The Lead Institute Paramadina, Bedah Cinta Di Era Digital

3 June 2026 - 07:36

Ketika IKN Membelah Pandangan

6 May 2026 - 13:46

Trending on Dikbudristek & Infrastruktur