Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

News

Ketum Purbaya Indonesia Tuntut Bencana Sumatera Sebagai Bencana Nasional

badge-check


					Ilustrasi Bencana Sumatera/Foto. Baznas/Industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi Bencana Sumatera/Foto. Baznas/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum DPP Perubahan untuk Indonesia Raya (Purbaya) Indonesia, DR. Ali Yusran Gea, SH., MKn., MH., meminta kepada kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan bencana Sumatera sebagai bencana nasional dan melakukan penanganan secara terintegrasi, tak hanya sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi tapi juga dengan pemerintah daerah yang lebih kecil.

“Semua pihak harus memahami bahwa ini adalah kejadian yang sudah sangat menyakiti masyarakat Indonesia. Jadi, jangan lah menjadikan nyawa manusia, sebagai tolok ukur penetapan bencana nasional. Ini kaitannya dengan kemanusiaan dan norma-norma,” kata DR. Gea.

Sebagai informasi, penetapan status darurat bencana nasional harus memenuhi indikator dengan dampak luas, korban jiwa, kerugian materi yang signifikan, gangguan pelayanan publik, dan penurunan kemampuan daerah dalam penanganan bencana di daerah.

Ia pun menegaskan sebagai negara hukum (rechtsstaat), pemerintah harus menghormati hak asasi manusia dan kemanusiaan.

“Untuk itu, kami meminta kepada gubernur dan DPRD pemprov Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membahas masalah dan memparipurnakannya, melalui proses legislatif untuk mendorong bencana ini dijadikan bencana nasional,” tegas DR. Gea lagi.

Ketua Umum DPP Perubahan untuk Indonesia Raya (Purbaya) Indonesia, DR. Ali Yusran Gea, SH., MKn., MH., (Kiri)

Ia pun meminta kepada semua pihak untuk kepada semua pihak, agar tidak menjadikan bencana di Sumatera ini sebagai test the water menuju Pilpres 2029.

“Jangan para pejabat, para wakil rakyat itu datang kesana hanya untuk pencitraan, tanpa memikirkan penanganan yang tepat untuk membantu warga yang terdampak bencana. Yang dibutuhkan mereka itu adalah bantuan, bukan hanya makanan, tapi juga sandang, obat-obatan, hingga perbaikan infrastruktur,” tandasnya.

Senada, Sekjend Purbaya Indonesia, Rafriandi Nasution menyatakan bahwa semua pihak harus menunjukkan empatinya dengan menyusun langkah-langkah terukur dalam penanganan bencana.

“Sehingga, masyarakat menjadi sejuk karena yang menolong mereka adalah para anggota legislatif yang dipilih mereka, pemimpin daerah yang dipilih mereka,” pungkas Rafriandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat

13 June 2026 - 06:52

BGN Bermasalah, Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

6 June 2026 - 19:06

Kepala BGN Dicopot, “Terapi Kejut” Presiden Prabowo Perkuat Tata Kelola MBG

5 June 2026 - 22:04

217 Pengurus RT/RW di Kelurahan CBS, Ikuti Kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan

12 May 2026 - 18:54

Wali Kota Jaktim Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

4 May 2026 - 06:57

Trending on News