Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Logam & Transportasi

Isu Strategis Perkembangan Industri Pelabuhan Jadi Pembahasan Munas II ABUPI

badge-check


					Jajaran pengurus ABUPI saat konferensi pers Munas II ABUPI di Corner 28 Jakarta, Selasa  (18/2/2025)/Foto: BN/industriindonesia.id Perbesar

Jajaran pengurus ABUPI saat konferensi pers Munas II ABUPI di Corner 28 Jakarta, Selasa (18/2/2025)/Foto: BN/industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Isu-isu strategis yang berkaitan dengan perkembangan industri pelabuhan Indonesia, menjadi pembahasan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) dalam Musyawarah Nasional (Munas) II tahun 2025. Selain itu, pokok utama dalam Munas II ini, ABUPI menegaskan akan memperkuat koordinasi dan sinergi antar anggota.

Seperti yang diungkapkan Ketua Umum ABUPI 2020-2025, Aulia Febrial Fatwa menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam Munas II ini adalah 1 Dekade ABUPI: Bersatu, Berkarya, Berkolaborasi Mewujudkan Pilar Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.

“Rangkaian kegiatan ini bersamaan, antara HUT ABUPI ke-10 dan pelaksanaan Munas. Mulai dari 9 Desember 2024 hingga 20 Februari 2025 besok,” kata Febri, demikian ia akrab dipanggil, saat konferensi pers di Corner 28 Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Ia menyebutkan, sebelum Munas II dilaksanakan, juga diadakan Pra Munas pada 6 Februari 2025, yang bertujuan untuk membahas topik-topik terkait ABUPI, dalam rangka mengefisiensikan waktu selama proses Munas nanti.

Febri memaparkan ada tiga agenda utama Munas, yakni menetapkan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020-2025; menetapkan hasil sidang komisi yang dilaksanakan saat pra Munas terkait perubahan dan penyempurnaan AD/ART, Garis Besar Haluan Organisasi 2025-2030, serta kebijakan dan rekomendasi strategis ABUPI 2025-2030; menyelenggarakan pemilihan Ketua Umum ABUPI periode 2025-2030.

Ia mengaku bangga bahwa pada momen pemilihan Ketua Umum kali ini, muncul kader terbaik dari ABUPI yang mencalonkan diri sebagai calon ketua umum. Hal ini, lanjutnya, menunjukkan kedewasaan ABUPI yang memberikan cerminan kemampuan ABUPI untuk bertumbuh dan berkembang di masa mendatang.

“Saya berharap, ketua umum terpilih nanti akan bisa melanjutkan pondasi fundamental yang sudah ada,” ujarnya.

Ketua Panitia Munas II, David Rahadian menyampaikan harapannya, agar Munas II ABUPI bisa menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk bersama-sama merumuskan langkah strategis dalam mendukung pengembangan pelabuhan Indonesia yang lebih efisien dan berdaya saing, baik di tingkat regional maupun global.

“Kami berharap, sinergi yang telah terjalin diantara anggota pelabuhan dan stake holder pelabuhan lainnya, dapat memberi dampak positif pada sektor logisik dan perekonomian nasional,” kata David.

Ia pun menyatakan, dengan dilaksanakannya Munas II ABUPI ini, bisa melanjutkan peran aktif ABUPI dalam mendorong transformasi sektor kepelabuhanan Indonesia dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan konektivitas logistik, yang mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.

David memaparkan, dalam Munas II ini sudah ada 100 anggota yang mengkonfirmasi kehadirannya, yang termasuk di dalamnya adalah 14 koordinator wilayah (korwil).

“Dalam pemilihan ketua umum nanti, syaratnya adalah mendapatkan 50+1 suara sah dan 2/3 dari jumlah korwil yang ada. Kita memiliki 18 korwil, jadi dengan kehadiran 14 korwil yang telah mengkonfirmasi hak suara, kuota 2/3 ini sudah bisa memenuhi.

Dalam konferensi pers ini, juga diperkenalkan tiga calon ketua umum, yaitu Liana Trisnawati yang saat ini menjabat sebagai Sekjen ABUPI, Mindo Sitorus yang menjabat sebagai Ketua Korwil Jawa Tengah, dan Ayi Paryana yang menjabat sebagai WKU bidang Hubungan Pemerintah dan Lembaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Insiden Tabrak Kereta, Anggota Komisi VI DPR RI Kritik Keras Manajemen KAI

28 April 2026 - 15:46

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

23 April 2026 - 19:12

Meningkat 14,14%, Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026

12 April 2026 - 10:03

Wali Kota Munjirin Dorong Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya

3 April 2026 - 23:06

Bank Jakarta Sediakan 20 Bus, Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

17 March 2026 - 15:11

Trending on Logam & Transportasi