Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Logam & Transportasi

IPC TPK Jaga Kinerja Operasi di Penghujung 2024

badge-check


					Ilustrasi Kegiatan Bongkar Muat di Pelabuhan/Foto. IPC/Industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi Kegiatan Bongkar Muat di Pelabuhan/Foto. IPC/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA  – Memasuki penghujung tahun 2024, IPC Terminal Petikemas/IPC TPK anak usaha dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas kembali catat pertumbuhan arus barang di seluruh area kerja sebesar 280.509 TEUs meningkat 15.50% di banding periode yang sama ditahun sebelumnya sebesar 242.862 TEUs.

Secara kumulatif terjadi peningkatan bongkar muat petikemas sepanjang periode Januari – November 2024 sebesar 2.885.249 TEUs meningkat 8,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2.656.646 TEUs.

“Untuk mengantisipasi lonjakan arus barang jelang akhir tahun, kami memastikan kesiapan dari sisi operasional, pengaturan trafik lalu lintas di dalam dan luar Pelabuhan, memantau kondisi cuaca dan serta menjalin komunikasi intensif dengan stakeholder pelabuhan untuk kelancaran proses bongkar muat,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK.

Pertumbuhan arus petikemas dipicu oleh meningkatnya proporsi peti kemas di Area Palembang, tumbuhnya muatan ekspor dengan komoditi cassia vera sebesar 470,59%, gambier sebesar 200%, cocoa sebesar 100% serta komoditi perlite sebesar 550% di wilayah Sumatera Barat serta meningkatnya muatan full load dari Jakarta menuju Teluk Bayur sebesar 10,38%.

IPC TPK sebagai salah satu operator terminal peti kemas di Indonesia mendorong transformasi serta optimalisasi layanan berbasis Planning & Control. Pada bulan November 2024, IPC TPK meluncurkan penggunaan TOS Nusantara untuk mendukung layanan bongkar muat petikemas di IPC TPK Area Teluk Bayur.

Basis dari Terminal Operating System tersebut menggunakan website yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun guna mempermudah pelayanan baik dari sisi terminal maupun pengguna jasa.

“Digitalisasi dan transformasi layanan operasional yang dilakukan IPC TPK dapat berdampak kepada penurunan port stay dan cargo stay untuk menekan biaya logistik dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” tutup Pramestie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Insiden Tabrak Kereta, Anggota Komisi VI DPR RI Kritik Keras Manajemen KAI

28 April 2026 - 15:46

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

23 April 2026 - 19:12

Meningkat 14,14%, Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026

12 April 2026 - 10:03

Wali Kota Munjirin Dorong Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya

3 April 2026 - 23:06

Bank Jakarta Sediakan 20 Bus, Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

17 March 2026 - 15:11

Trending on Logam & Transportasi