Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

News

Inovasi Ampas Kopi, Basmi Jentik Nyamuk

badge-check


					Mosquito Ground Stopper/Dok. Jago Coffe/Industriindonesia.id Perbesar

Mosquito Ground Stopper/Dok. Jago Coffe/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Jutaan nyamuk lahir setiap harinya dan terus mengancam nyawa masyarakat. Di Indonesia, penggunaan fogging yang selama ini menjadi solusi untuk membunuh nyamuk dewasa kini telah dilarang pemerintah karena efek jangka panjangnya yang dapat membahayakan kesehatan karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya.

Sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki kesempatan baik dengan terbuktinya bahwa ampas kopi mampu membunuh jentik nyamuk.

“Ampas kopi memiliki senyawa bioaktif berupa larvasida yang bersifat racun untuk membunuh jentik nyamuk dalam beberapa jam. Sehingga memutus siklus kehidupan nyamuk, ini lebih efektif untuk menekan jumlah nyamuk,” Dedi Mahpud, seorang ahli kimia, dalam sebuah kesempatan.

Melihat potensi yang cukup baik dalam rangka mengolah limbah kopi serta ramah lingkungan, Jago Coffee tak menyia-nyiakan kesempatan dalam rangka memanfaatkan limbah kopi yang dihasilkan dalam ranah bisnisnya.

“Kopi adalah hal yang kita konsumsi tiap hari, tapi kita mudah lupa bahwa ini adalah hasil kekayaan alam. Ini mengapa gerakan #KopiUntukBumi hadir,” ujar CMO Jago Coffee Daniel Sidik, dalam keterangannya, Jumat (25/10).

Lebih jauh dia menjelaskan, dengan #KopiUntukBumi dari Jago Coffee, bertujuan untuk membawa dampak baik bagi alam dan sesama. Dengan semangat tersebut, Mosquito Ground Stopper hadir untuk membuat perubahan.

Memanfaatkan ampas kopi dari Jago Coffee yang diproduksi 80 kg setiap harinya, Mosquito Ground Stopper dibuat untuk menghambat angka pertumbuhan nyamuk.

“Alat ini menampung ampas kopi dan akan diletakkan di dalam got dengan fitur yang dapat disesuaikan ukurannya. Ketika ampas kopi terkena air, maka senyawa larvasida dari ampas kopi dapat membunuh jentik nyamuk dalam hitungan jam,” ujarnya.

Untuk memberi dampak yang lebih besar, pola dan desain Mosquito Ground Stopper dapat dengan mudah diunduh di website www.jagocoffee.com dan dibuat ulang oleh masyarakat, serta ampas kopi dari Jago Coffee dapat digunakan oleh siapa pun untuk jadi penyelamat di lingkungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat

13 June 2026 - 06:52

BGN Bermasalah, Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

6 June 2026 - 19:06

Kepala BGN Dicopot, “Terapi Kejut” Presiden Prabowo Perkuat Tata Kelola MBG

5 June 2026 - 22:04

217 Pengurus RT/RW di Kelurahan CBS, Ikuti Kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan

12 May 2026 - 18:54

Wali Kota Jaktim Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

4 May 2026 - 06:57

Trending on News