Menu ✖

Dark Mode
Elektrobit dan Microchip Bekerja Sama dalam Solusi AUTOSAR Pra-Terpadu untuk Platform Otomotif Warga Kelurahan Cipinang Besar Selatan Ikut Sosialisasi Kegiatan Bedah Rumah 2026 Pemkot Jakarta Timur Dorong Peran Perempuan dalam Memperkuat Ekonomi Keluarga Direktur PT Nova Prima Utama: Dokter Juga Harus Pakai Sistem, Tidak Semuanya Familiar dengan Komputer Upaya Peningkatan Daya Saing, Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Halal Nasional Gedung Modern dan Ramah Disabilitas SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta

Manufaktur & Kesehatan

Industri Manufaktur Wujud Nyata Hilirisasi Industri Nasional

badge-check


					Ilustrasi hilirisasi di sektor Batu Bara/Ist/industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi hilirisasi di sektor Batu Bara/Ist/industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA.ID, JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam mendorong tumbuh kembangnya industri manufaktur sebagai wujud nyata program hilirisasi industri nasional terlihat semakin kuat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai ekspor produk manufaktur yang terus menerus melakukan diversifikasi produk hingga menambah daya saing dan nilai tambah produk ekspor nasional. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, pertengahan Februari 2024 yang lalu.

Komitmen tersebut jelas merupakan bukti kesungguhan pemerintah dalam melaksanakan Program Hilirisasi Industri, sebagai implementasi tekad menjadi negara produsen barang jadi dan bukan lagi pengekspor bahan mentah.

“Ini adalah komitmen yang harus didukung penuh oleh semua elemen bangsa,” demikian disampaikan Hari Widodo Sekjen PPK Kosgoro dalam bincang sore di Wisma Mas Isman, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (24/4).

Lebih jauh dia menyampaikan, dukungan masyarakat sangat penting dalam upaya memperkuat komitmen pemerintah ini, agar tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan cita-cita meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara penuh dan berkesinambungan, tambah Sekjen PPK Kosgoro.

“Pengembangan industri nasional dengan berbagai skala, mulai dari industri rumahan hingga pabrikan modern, merupakan modal utama dalam peningkatan pemanfaatan sumber daya alam kita yang berlimpah, sekaligus peluang bagi pengembangan sektor ketenagakerjaan,” katanya.

Dalam mengakhiri perbincangan tersebut, pria yang akrab dipanggil Dodo ini menyampaikan, betapa komitmen pemerintah sejalan dengan doktrin perjuangan Kosgoro yang senantiasa mengedepankan semangat kebersamaan demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara melalui kerja nyata yang sebesar-besarnya ditujukan demi kesejahteraan masyarakat.

“Program Hilirisasi Industri dan Sektor-Sektor lainnya adalah bentuk tanggung jawab pemerintah sebagai wujud komitmen untuk menjalankan Amanat Penderitaan Rakyat sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 45,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Direktur PT Nova Prima Utama: Dokter Juga Harus Pakai Sistem, Tidak Semuanya Familiar dengan Komputer

15 October 2026 - 12:12

Penataan Kebutuhan Pasien dalam Kolaborasi Teknologi dan Regulasi Menuju Masa Depan Layanan Kesehatan

13 October 2026 - 07:11

Rumah Paritrana Resmi Dibuka, Harapan Banyak Pihak Bisa Menjadi Manfaat Bagi Masyarakat

29 September 2026 - 16:49

Rumah Paritrana Siap Angkat Industri Herbal di Sukoharjo

23 September 2026 - 14:20

KAEF Catat Kinerja Positif, Laba Usaha Semester I-2026 Naik 111,3%

5 August 2026 - 08:05

Trending on Manufaktur & Kesehatan