Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Manufaktur & Kesehatan

Industri Manufaktur Wujud Nyata Hilirisasi Industri Nasional

badge-check


					Ilustrasi hilirisasi di sektor Batu Bara/Ist/industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi hilirisasi di sektor Batu Bara/Ist/industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA.ID, JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam mendorong tumbuh kembangnya industri manufaktur sebagai wujud nyata program hilirisasi industri nasional terlihat semakin kuat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai ekspor produk manufaktur yang terus menerus melakukan diversifikasi produk hingga menambah daya saing dan nilai tambah produk ekspor nasional. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, pertengahan Februari 2024 yang lalu.

Komitmen tersebut jelas merupakan bukti kesungguhan pemerintah dalam melaksanakan Program Hilirisasi Industri, sebagai implementasi tekad menjadi negara produsen barang jadi dan bukan lagi pengekspor bahan mentah.

“Ini adalah komitmen yang harus didukung penuh oleh semua elemen bangsa,” demikian disampaikan Hari Widodo Sekjen PPK Kosgoro dalam bincang sore di Wisma Mas Isman, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (24/4).

Lebih jauh dia menyampaikan, dukungan masyarakat sangat penting dalam upaya memperkuat komitmen pemerintah ini, agar tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan cita-cita meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara penuh dan berkesinambungan, tambah Sekjen PPK Kosgoro.

“Pengembangan industri nasional dengan berbagai skala, mulai dari industri rumahan hingga pabrikan modern, merupakan modal utama dalam peningkatan pemanfaatan sumber daya alam kita yang berlimpah, sekaligus peluang bagi pengembangan sektor ketenagakerjaan,” katanya.

Dalam mengakhiri perbincangan tersebut, pria yang akrab dipanggil Dodo ini menyampaikan, betapa komitmen pemerintah sejalan dengan doktrin perjuangan Kosgoro yang senantiasa mengedepankan semangat kebersamaan demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara melalui kerja nyata yang sebesar-besarnya ditujukan demi kesejahteraan masyarakat.

“Program Hilirisasi Industri dan Sektor-Sektor lainnya adalah bentuk tanggung jawab pemerintah sebagai wujud komitmen untuk menjalankan Amanat Penderitaan Rakyat sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 45,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Krakatau Osaka Steel Akan Tutup Usahanya, Industri Baja Nasional Tertekan

6 May 2026 - 13:50

Industri Kosmetik Jadi Pilar Ekonomi Tumbuh, Ini Kata Menteri Agus!

5 May 2026 - 07:37

Pentingnya Kualitas Istirahat dengan Tidur yang Berkualitas

1 April 2026 - 15:42

Dukung Mudik Sehat 2026 melalui Kampanye #HatiTakBerjarak, Radjak Hospital Purwakarta Siagakan Posko Kesehatan 24 Jam

18 March 2026 - 20:36

Radjak Hospital Salemba dan JGI Gelar Talk Show, Isu Kesehatan Ginjal Anak Jadi Pembahasan

8 March 2026 - 12:49

Trending on Manufaktur & Kesehatan