Menu

Dark Mode
Cermin Mengapa & Bagaimana Habibie bisa Mengubah Nilai Tukar dari 16.800 rupiah menjadi 6500 rupiah per US Dollar Dari Coding ke Kehidupan: Peran Ilmu Komputer dalam Transformasi Kesehatan Rakernas FSPBPDSI Momentum Rumuskan Solusi Tantangan Terkini Indonesia Fair 2026 Nagoya Suguhkan Kuliner, Seni, dan Forum Bisnis Indonesia–Jepang 217 Pengurus RT/RW di Kelurahan CBS, Ikuti Kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan FLEI Business Show 2026 Hadir di Tengah Kondisi Geopolitik Global

Ekspor-Impor & Perdagangan

Indonesia Fair 2026 Nagoya Suguhkan Kuliner, Seni, dan Forum Bisnis Indonesia–Jepang

badge-check


					Indonesia Fair 2026 Nagoya Suguhkan Kuliner, Seni, dan Forum Bisnis Indonesia–Jepang Perbesar

INDUSTRIINDONESIA, JEPANG – Semangat memperkenalkan budaya dan potensi Indonesia kembali terasa dalam gelaran Indonesia Fair 2026 Nagoya yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Kota Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kinarya bersama komunitas diaspora Indonesia TIG, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, APEKSI, Be Indonesia, Konsulat Kehormatan RI di Nagoya, serta PPI Nagoya.

Indonesia Fair 2026 menjadi ajang pekan raya yang menampilkan beragam potensi Indonesia, mulai dari sektor ekonomi, bisnis, perdagangan, kuliner, hingga kekayaan budaya Nusantara. Acara ini juga menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat Jepang, diaspora Indonesia, serta pelaku usaha dari kedua negara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan forum bisnis yang digelar pada Jumat, 1 Mei 2026 di Sakae Gas Building. Forum tersebut dihadiri berbagai pelaku usaha dari Indonesia dan Jepang sebagai upaya memperkuat hubungan bisnis dan peluang kerja sama antarnegara.

Sementara itu, pameran utama resmi dibuka pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Hikari Plaza, Nagoya, oleh Wakil Duta Besar RI di Tokyo, Maria Renata Hutagalung. Ia hadir didampingi Direktur Kinarya, Windu Wijaya, perwakilan Pemerintah Kota Nagoya, perwakilan Kantor Gubernur Aichi, serta para sponsor dan mitra kegiatan.

“Senang rasanya bisa kembali menyelenggarakan acara dan bertemu dengan diaspora Indonesia di Kota Nagoya setelah 10 tahun sejak pertama kali menggelar event secara mandiri, yakni Indonesia Week 2016 dan 2018 di Nagoya. Pastinya banyak cerita seru dan menarik yang bisa dikulik,” ujar Windu Wijaya dalam keterangannya kepada media, Senin (11/5).

Suasana acara semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya Nusantara, mulai dari tarian daerah hingga lagu-lagu tradisional Indonesia. Panitia juga menghadirkan pertunjukan budaya khas Jepang, Oiran, sebagai bentuk kolaborasi budaya yang mempererat hubungan kedua negara.

Tak hanya itu, pengunjung juga dihibur dengan penampilan musik dangdut ambyar, grup band, hingga penampilan bintang tamu Silet Open Up pada hari terakhir acara.

Kesuksesan Indonesia Fair 2026 Nagoya turut didukung oleh berbagai sponsor dan peserta pameran dari Indonesia maupun Jepang. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain BNI, Pemerintah Kota Mojokerto, GPPI, Solidaridad, DCOM, Smile, City Express, SBI Remit, dan Rakuten Mobile.

Di area kuliner, lebih dari 20 tenant makanan Indonesia turut memanjakan pengunjung dengan aneka hidangan khas Nusantara seperti bakso, sate, seblak, mie ayam, nasi Padang, dan berbagai menu tradisional lainnya yang menjadi favorit diaspora maupun warga lokal Jepang.

Dengan total sekitar 10 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, Indonesia Fair 2026 Nagoya diharapkan mampu menjadi hiburan bagi para pekerja dan diaspora Indonesia di Jepang sekaligus membawa dampak positif bagi hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat yang diusung Be Indonesia, yakni “Mari Merawat Indonesia dan Memajukan Negeri”, melalui promosi budaya, kreativitas, dan potensi bangsa di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

FLEI Business Show 2026 Hadir di Tengah Kondisi Geopolitik Global

7 May 2026 - 19:16

Stylish dan Berkarakter, NUSENZE Tampil sebagai Brand Tas Lokal Berstandar Internasional

5 March 2026 - 15:19

Menjadi Harapanan Rakyat, Hardjuno Ingatkan Pemimpin Besar Harus Dengar Masukan Publik Soal Kerja Sama Indonesia-AS

25 February 2026 - 09:40

Koperasi Merah Putih Awunio, Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China

24 February 2026 - 09:49

Arus Peti Kemas Tumbuh 5 Persen, Pelindo Petikemas Optimis Capai Target 2025

11 December 2025 - 18:00

Trending on Ekspor-Impor & Perdagangan