INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – NIH Pictures mempersembahkan film horor terbaru berjudul Aplikask Iblis yang akan tayang di bioskop mulai 15 Oktober, karya sutradara Dimas Anggara, Film ini membawa penawaran baru yang berbeda, mengeksplorasi teror dari aplikasi teknologi berbahaya, saat obsesi cinta justru berubah menjadi serentetan peristiwa mengancam nyawa yang tragis.
Sebagai debut penyutradaraan horor Dimas Anggara, Aplikasi Iblis berhasil memberikan tensi emosi yang penuh adrenalin. Awalnya, cerita di film ini seperti akan terasa manis, Saat Arya (Junior Roberts) ingin melamar kekasihnya, Laras (Dosma Hazenbosch). Namun, peristiwa tragis menimpa Laras, yang membuatnya kehilangan nyawa.
Arya yang masih belum bisa move on, terlarut dalam kesedihannya. Hingga apapun dilakukannya untuk bisa kembali bersatu dengan sang kekasih, lewat sebuah aplikasi yang menghubungkan Arya dengan arwah Laras.
Aplikasi Iblis membangun nuansa horor tak hanya lewat jumpscare, tetapi juga sisi psychological yang memberikan teror ke karakter-karakternya. Aplikasi yang harusnya menyatukan kembali cinta Arya dan Laras, justru memberikan teror tiada henti, sebuah aplikasi yang membuka pintu ke dunia arwah.
“Film ini ingin memperlihatkan bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, pasti ada dampak negatifnya. Apa yang dilakukan Arya, dia terlalu terobsesi dengan cinta Gan kekasihnya, bahkan saat orangnya sudah meninggal. Itulah yang justru menutup hatinya sehingga tidak bisa bertindak Wengan sehat, dan akhirnya memilih jalan yang salah, dengan bergantung melalui aplikasi iblis yang malah mengundang teror,” ujar sutradara Dimas Anggara,
Disutradarai Dimas Anggara, Aplikasi 4 diproduseri oleh R. Dimas Aryanto, dengan naskah yang ditulis oleh Tisa TS. Film ini dibintangi oleh Junior Roberts, Dosa Hazenbosch, Aulia Deas, Aldo Irawan Putra, Muhammad Daffa Al Harits, dan Valdes Herera, serta penampilan spesial Della Dartyan.
“Salah satu yang menjadi tantangan di film ini juga adalah bagaimana kami harus syuting di sebuah gedung bekas supermarket yang sudah terbengkalai, Kami manfaatkan itu untuk mendukung nuansa horor sekaligus action-thriller yang ada di film ini,” ujar produser R. Dimas Aryanto.
Bagi Junior Roberts, yang memerankan Arya, merefleksikan perannya Sebagai perjalanan baru. Tak hanya berhadapan dengan teror hantu dari arwah yang diundangnya, Junior juga harus banyak melakukan adegan action.
“Secara fisik memang benar-benar harus ekstra, karena Aplikasi Iblis ini bukan cuma horor tapi juga memiliki banyak adegan action. Jadi aku bukan hanya lari-larian tapi juga memang benar-benar harus fighting melawan atlet profesional yang ikut bermain di film ini,” ungkap Junior Roberts.
“Dari karakter Arya aku juga belajar bahwa kita perlu mengikhlaskan yang telah pergi dan tak bersama kita. Tapi karena hati. Arya itu sudah sangat tertutup dan dibutakan oleh obsesinya dengan cinta terhadap pasangannya, dia justru mengundang hal yang tak terduga yang bikin semuanya kacau,” tambah Junior.
Dosma Hazenbosch, yang baru pertama kali membintangi film horor, mengungkapkan pengalamannya untuk mendapat riasan yang memerlukan waktu cukup intens. Belum lagi, ia juga harus mengubah karakter vokalnya.
“Karena aku jadi hantu atau arwah yang kembali ke dunia, bukan cuma fisik dan wajahku yang berubah. Tapi aku juga mengubah vokalku menjadi lebih berat, dan itu membutuhkan latihan dan riset yang cukup panjang untuk bisa menghasilkan suara yang berbeda,” ungkap Dosma Hazenbosch.
Aplikasi Iblis akan menjadi roller coaster adrenalin tinggi di bioskop. Dengan teror psychological-nya, serta action-thriller yang memberikan urban supernatural horror ini menegangkan hingga akhir.
Tonton film Aplikasi Iblis di bioskop mulai 15 Oktober 2026. Ikuti perkembangan terbaru film Aplikasi Iblis melalui akun media sosial resmi di Instagram @aplikasiiblisfilm dan @nihpictures. Film Aplikasi Iblis tayang di bioskop mulai 15 Oktober 2026.













