INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Artis tanah air yang sedang naik daun Bernadya dan Grup Band beraliran powerpop dan pop rock Vierratale, menciptakan moment spektakuler di Bluphoria Inaugurasi Ordik Universitas Budi Luhur.
Inaugurasi atau upacara resmi pengukuhan mahasiswa baru Universitas Budi Luhur ini bukan hanya dihadiri oleh mahasiswa UBL saja. Sejak sore, Jum’at (20/9), para kawula muda dari sekitar Jakarta dan Tangerang terlihat mendatangi kampus yang mengusung tagline Kampus Bluetizen ini.
Mereka ingin bersama-sama menikmati alunan dan hentakan suara dan musik dari penyanyi yang memang menjadi idola mereka. Lebih dari 2000 orang dari berbagai generasi, di Jum’at malam menjadi saksi bagaimana spektakulernya Bluphoria Inaugurasi Ordik Universitas Budi Luhur.
Bernadya sebagai salah satu bintang tamu dalam gelaran ini, begitu antusias dan berbahagia bisa berada di tengah-tengah masyarakat UBL, Petukangan Utara, Jakarta Selatan ini.
“Menyenangkan bisa tampil di depan teman-teman mahasiswa yang mungkin se-usia saya,” ujarnya, yang mana gelaran ini tak kurang sebanyak delapan lagu dia bawakan.

Mahasiswi Universitas Budi Luhur/redaksi/Industriindonesia.id
Bahkan, dalam kesempatan ini selain menyapa dengan lagu-lagunya yang begitu dihafal oleh para mahasiswa UBL yang hadir, dia berpesan kepada mahasiswa baru untuk selalu fokus dalam menuntut ilmu. Maksimalkan dan kembangkan kreatifitas yang ada pada diri menuju cita-cita yang dicapai melalui pendidikan di kampus.
“Jalani apa yang sudah dipilih saat menempuh pendidikan dan semoga diberi kekuatan serta kemudahan dalam menyelesaikan studi,” katanya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kevin, Widi dan Raka yang tergabung dalam Band Vierratale tampil maksimal membawakan beberapa lagu. Menurut mereka, totalitas diperlukan dalam setiap penampilan untuk memanjakan penonton salah satunya di penutupan Ordik dan inagurasi Bluphoria UBL.
“Semangat, Fokus, yang senior membimbing dan yang junior jangan sotoy, jangan lupa diri, jang lupa posisi kalian masih baru, cari senior-senior yang baik yang mau membimbing kalian,” ujar Widi dengan ditimpali Kevin.
Pembekalan Masa Pengenalan Kampus
Sebelumnya, kegiatan Orientasi Pendidikan (Ordik) diketahui diikuti 1.260 mahasiswa baru. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni 18-19 September 2024 dan secara resmi dibuka oleh Rektor, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., ditutup dengan kegiatan inaugurasi Bluphoria, Jum’at, malam.
Pembekalan masa pengenalan kampus ini diawali dengan serah terima dari orang tua mahasiswa kepada kampus, untuk membimbing agar menjadi manusia cerdas berbudi luhur dan generasi tangguh yang bisa menghadapi berbagai fenomena di masa yang akan datang.
“Selama dua hari sebanyak 1.260 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Ordik. Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 25 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, MBA usai pembukaan Ordik, Petukangan Utara, Jakarta Selatan.
Hanggoro menyampaikan, kepercayaan masyarakat kepada lembaga pendidikannya semakin tinggi karena kebutuhan akan kebudiluhuran dan kecerdasan yang diharapkan pada saat ini menjadi jawaban untuk kunci sukses bagi masa depan.
“Kegiatan Budi Luhur yang sesungguhnya yaitu kegiatan akademik untuk meningkatkan menjadi kualitas kampus yang unggul. Kami harapkan dalam waktu segera kampus ini juga bersaing dengan kampus yang lain, kita menjadi kampus yang unggul,” ucapnya.
Menjawab kesiapan dan persiapan SDM dari dunia Kampus, Rektor Bidang Akademik Universitas Budi Luhur (UBL), Dr. Ir. Arief Wibowo, M. Kom., menyampaikan, dalam rangka memperluas kerjasama, pihaknya memperluas jaringannya ke sektor industri.
“Kami perluas kerjasama industri dengan Pegadaian, dengan BUMN, dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi, juga dengan lembaga-lembaga internasional yang semakin banyak. Salah satunya adalah kerjasama dengan Kedutaan Besar untuk pengiriman mahasiswa dari setiap negara yang menjadi mitra,” ungkap Arief di ruang kerjanya di sela-sela kegiatan Orientasi Pendidikan (Ordik) UBL tahun 2024, Rabu (18/9).
Lebih jauh dia mengungkapkan, yang mana salah satu kedutaan besar negara sahabat, yakni Jepang telah mengirimkan para mahasiswanya untuk menjalani pendidikan di Indonesia, tepatnya di UBL.
“Kedutaan Besar dari Jepang juga mengirimkan mahasiswa untuk bersekolah di Indonesia. Selain itu juga ada negara-negara Afrika maupun negara-negara Eropa, kami memiliki kerja sama dengan Hazard University di Belanda dan kami menciptakan kelas internasional untuk dua program studi, yaitu manajemen bisnis, dan IT,” pungkasnya.













