Menu

Dark Mode
Pramono Dorong Investasi Singapura untuk MRT Fase 3 dan Transformasi Jakarta ‘go’ Global Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Hanita, Manggarai Barat Pertumbuhan Semu 5,61% di Tengah Loyonya Rupiah dan IHSG : Ujian Berat Pengambilan Keputusan Ekonomi Kabinet Prabowo Pengalaman Transaksi Modern Bersama Bank Jakarta dan BliBli di Jakarta Fair 2026 Bank Jakarta Hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI di Jakarta Fair 2026 Masih Perlukah Kuliah di Era Skill-Based Economy?

Mamin & UMKM

Aprindo: Masyarakat Miliki Orientasi Membeli Produk Murah dan Tidak Melihat Merek

badge-check


					Ilustrasi sektor UMKM/Dok. Bank DKI/Industriindonesia.id Perbesar

Ilustrasi sektor UMKM/Dok. Bank DKI/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Solihin mengatakan sebagian besar masyarakat saat ini memiliki orientasi membeli produk dengan harga paling murah dan tidak melihat lagi merek.

“Bila ada satu jenis produk maka masyarakat akan mencari yang lebih murah. Mereka mencari pembanding sekarang. Sudah tidak lagi melihat merek. Ini hasil kajian kami di lapangan selaku pengusaha ritel,” kata Solihin dalam konperensi pers usai Pemilihan Ketua Umum Aprindo di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (17/11/2024).

Oleh karena itu, lanjutnya, saat ini setiap ritel harus menyediakan berbagai pilihan produk dengan pilihan warga agar masyarakat tetap datang membeli.

Ia menyebutkan konsumen saat ini bisa menentukan nasib sebuah ritel. Jika pembeli merasa tidak ada produk yang sesuai dengan keinginan maka bisa berpindah ke ritel lain atau membeli secara daring.

“Ini adalah tantangan kami ke depan agar tetap mempertahankan eksistensi ritel dengan berbagai inovasi yang melihat hasil kajian dan analisis lapangan selama beberapa waktu terakhir sehingga ritel bisa terus tumbuh,” ujarnya.

Solihin yang baru terpilih sebagai Ketua Umum Aprindo masa bakti 2024 – 2028 juga menyatakan akan mengajak ritel menyediakan sistem e-commerce untuk menyesuaikan perkembangan saat ini.

Selain itu juga memperkuat peran UMKM dengan kerja sama melalui penyediaan ruang. Namun produk UMKM juga harus memiliki daya tarik orang datang ke ritel.

“Maka itu, setiap ritel saat ini diharapkan menjual produk pangan karena ini yang dibutuhkan warga setiap hari. Kalau kendaraan dan furniture kan tidak tiap hari dibeli,” pungkasnya.(Sheva Ramadhan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

FLEI Business Show 2026 Hadir di Tengah Kondisi Geopolitik Global

7 May 2026 - 19:16

Peringati Hari Kartini, UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

22 April 2026 - 20:54

Menko Pangan Dorong Kebangkitan Industri Jamu dan Rempah Nasional

21 April 2026 - 18:26

Berhasil Sandang Gelar Doktor, Hardjuno Soroti Formulasi Kebijakan Hukum UMKM

9 April 2026 - 22:43

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Bazar Ramadhan BKT RT 05/06 CBS Kembali Hadir

2 March 2026 - 12:44

Trending on Mamin & UMKM