Menu

Dark Mode
PPM School of Management dan Yayasan Tarakanita Laksanakan Program Inkubasi Bisnis Bizcube Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak Jakarta Utara Lebih Modern dan Dekat dengan Nasabah, Bank Jakarta Luncurkan bankjakarta.co.id Bank Jakarta Perkuat Kolaborasi dengan Persija Yamaha Rayakan Back to School, Ajak Anak Muda Menangkan Motor Gratis Fazzio Special Edition Sunset Blue Adaptasi, Kepemimpinan, Komunikasi dan Kemauan Belajar Menjadi Nilai di Perusahaan?

Logam & Transportasi

IPC TPK Catatkan Kinerja Positif Pada Semester 1 2024

badge-check


					Sepanjang semester 1 tahun 2024, IPC TPK mencatat kunjungan kapal sebanyak 2.396 unit di seluruh area kerja/Dok. IPS/Industriindonesia.id Perbesar

Sepanjang semester 1 tahun 2024, IPC TPK mencatat kunjungan kapal sebanyak 2.396 unit di seluruh area kerja/Dok. IPS/Industriindonesia.id

INDUSTRIINDONESIA, JAKARTA – IPC Terminal Petikemas anak usaha Pelindo Terminal Petikemas mencatat kinerja positif pada semester 1 tahun 2024 dengan total pertumbuhan volume petikemas sebanyak 1.455.298 TEUs tumbuh 3,19% dibanding tahun sebelumnya sebanyak 1.410.341 TEUs.

Peningkatan ini dipengaruhi sejumlah faktor diantaranya adanya peningkatan jumlah vessel call di beberapa area kerja IPC TPK seperti Tanjung Priok untuk kapal internasional serta Pontianak Palembang dan Jambi untuk kapal domestik.

“Kami optimis di tahun 2024 ini kinerja operasional akan tumbuh dibanding tahun sebelumnya. Di semester 1 kami melayani beberapa kapal ad hoc dan service baru untuk domestic. Dari sisi operasional kami melakukan transformasi di seluruh area kerja untuk memastikan optimalisasi layanan bongkar muat agar kapal yang sandar dapat dilayani dengan cepat dan efisien“, ujar Pramestie Wulandary Corporate Secretary IPC TPK.

Sepanjang semester 1 tahun 2024, IPC TPK mencatat kunjungan kapal sebanyak 2.396 unit di seluruh area kerja. Hal ini mengalami penurunan 0,84% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Melansir Badan Pusat Statistik (BPS), secara kumulatif nilai ekspor Indonesia sepanjang semester 1 tahun 2024 mengalami penurunan 2,76% dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Sementara nilai impor Indonesia di sepanjang semester 1 tahun 2024 mengalami kenaikan 0,84% dibanding periode sebelumnya. Berdasarkan laporan tersebut, IPC TPK tetap memberikan performa terbaiknya meski di kala pertumbuhan ekspor-impor sedang melesu.

“IPC TPK menargetkan arus petikemas sepanjang 2024 sebanyak 3,2 juta TEUs. Selain transformasi operasi, kami berkolaborasi dengan pelayaran dalam mendorong transhipment hub dengan menyediakan layanan feeder dari beberapa pelabuhan seperti Jambi dan Panjang dalam mencapai target sesuai harapan pemegang saham”, tutup Pramestie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Insiden Tabrak Kereta, Anggota Komisi VI DPR RI Kritik Keras Manajemen KAI

28 April 2026 - 15:46

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

23 April 2026 - 19:12

Meningkat 14,14%, Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026

12 April 2026 - 10:03

Wali Kota Munjirin Dorong Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya

3 April 2026 - 23:06

Bank Jakarta Sediakan 20 Bus, Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

17 March 2026 - 15:11

Trending on Logam & Transportasi